Fulfillment service dianggap memiliki peran penting dalam  bisnis ecommerce. Fulfillment selalu berkaitan dengan customer facing activities atau front office operations, menyerupai dengan pengambilan pesan dan advertising atau order taking yang dilakukan secara nyata sehingga bisa dirasakan oleh pelanggan.  Berikut model operasi ecommerce fulfillment services.

Order fulfillment service

Fulfillment service secara sederhana berarti sebuah proses dimana ada penerimaan order dari customer  hingga pengiriman barang sampai ke alamat yang ditujukan oleh pelanggan. Dalam transaksi bisnis ecommerce, maka order fulfillment service juga dikenal sebagai back office operations yang berkaitang dengan berbagai aktivitas fulfillment service. 

Aktivitas ecommerce fulfillment service dimulai dari proses pengepakan barang, kemudian delivery, akuntansi, melakukan pengelolaan inventory hingga pengiriman produk sampai ke tangan customer. Prosesnya juga berbeda-beda semua tergantung pada produk, mulai dari segi jenisnya, kategori perishability, ukuran dan lain-lain. Apakah proses pengiriman melibatkan pihak ketiga, atau menggunakan model bisnis B2B dan B2C, serta beberapa model operasi setiap perusahaan.

Model Operasi Fulfillment Service

Biasanya model operasi ecommerce fulfillment service menggunakan bentuk Engineer to order (ETO), dimana produk tersebut didesain berdasarkan spesifikasi yang diinginkan pelanggan. Produk tersebut umumnya berupa perhiasan yang mengandalkan model operasi ETO. Selanjutnya menggunakan model make to order (ATO), model ini menggunakan produk yang dirancang sesuai modular dan dirakit dengan menggunakan beragam komponen yang tersedia.

Kemudian ada model assemble to order (MTS), produk-produk yang menerapkan model ini dibuat sesuai dengan standar dan umumnya dikategorikan sebagai mass production dalam  mengisi stok barang persediaan dalam inventory. Terakhir menerapkan digital copy (DC), dimana model ini mengcopy produk yang dilakukan dengan cara download setiap produk tersebut dalam bentuk digital dan inventory menggunakan digital master.

Umumnya setiap produk yang dipasarkan ke dalam ecommerce biasanya berupa makanan dalam kemasan, apparel, pakaian, dan berbagai peralatan elektronik. Model operasi fulfillment service yang paling sering diterapkan adalah ATO dan MTS. 

Dari beberapa model operasi dalam proses fulfillment service semuanya membutuhkan integrasi supply chain  atau layanan pengiriman barang. Selain itu, fulfillment service juga membutuhkan informasi, aliran keuangan (payment), material, informasi, dan komponen lainnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *