Bagi Anda yang menjalankan bisnis dan sudah merambah pasar internasional, maka Anda akan sering mengirimkan barang ke luar negeri. Tetapi sebelum melakukan jasa pengiriman luar negeri., Anda sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini agar proses kirim barang ke luar negeri dapat berjalan dengan lancar. Jadi barang yang dipesan akan sampai dengan aman ke tempat tujuan.

Membuat Strategi Pengiriman Internasional

Anda dapat mengirimkan barang ke negara-negara terdekat dengan lokasi Anda. Misalnya jika ada tinggal di Indonesia, maka produk tersebut dapat dipasarkan dan dikirimkan ke Singapura, Malaysia, dan Thailand. 

Memahami Seluk Beluk Barang Yang Ingin Diekspor

Ketika ingin pengiriman luar negeri, Anda dapat dikatakan sebagai pemilik atau yang dikuasakan pihak tertentu untuk mengekspor barang tersebut. Jadi Anda harus mengetahui seluk beluk serta deskripsi barang yang diekspor. Seseorang tentu harus memahami jenis barang yang akan dikirim, termasuk diijinkan atau tidak untuk dikirimkan.

Memberitahukan Barang yang Akan Diekspor ke KPPBC

Jika Anda memahami seluk beluk produk yang akan diekspor, tentu sangat mudah untuk melakukan laporan atau pemberitahuan barang ekspor sesuai data PEB (Pemberitahuan Ekspor Barang). Penyampaian PEB dillakukan kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPPBC). Penyampaian PEB ini dapat berupa tulisan di atas formulir atau manual atau juga menggunakan data elektronik. Jika menggunakan data elektronik, dapat dilakukan dengan PDE (Pertukaran Data Elektronik) atau media penyimpanan elektronik seperti CD atau flash disk.

Memahami Ketentuan Barang Ekspor

Setiap produk yang akan diekspor pasti memiliki ketentuan khusus. Ada beberapa jenis barang yang termasuk barang dilarang dan ada pula yang dibatasi. Jadi Anda tidak bisa serta merta langsung mengirimnya ketika ingin ekspor barang. Memahami kriteria barang yang ingin diekspor dapat memastikan Anda tidak melanggar ketentuan hukum berkaitan dengan pembatasan atau larangan barang ekspor.

Mengenali Jenis Barang yang Tidak Boleh Diekspor

Tidak semua barang dapat diekspor. Beberapa jenis barang tidak boleh diekspor ke luar negeri yang dilarang untuk perorangan, perusahaan, atau sama sekali tidak boleh untuk kegiatan ekspor. Beberapa jenis barang yang dilarang antara lain adalah:

  • Rotan mentah
  • Kayu berupa log
  • Biji timah dan konsentratnya
  • Sisa dan skrap dari besi tuang
  • Bantal rel kereta api dari kayu
  • Pasir kuarsa atau pasir silika

Memahami Jenis Barang yang Dibatasi Untuk Ekspor

Selain memahami jenis-jenis barang yang tidak boleh untuk pengiriman luar negeri, seorang eksportir juga wajib memahami barang yang diekspor termasuk barang dibatasi atau tidak. Jika barang tersebut termasuk kategori dibatasi, ketika ingin melakukan ekspor harus ada ijin khusus yang diperoleh dari instansi berwenang. Ijin tersebut perlu dibuat sebelum pengajuan PEB. Bila perijinan tidak dibuat, PEB pun tidak dapat dibuat. Ini berarti ijin tersebut menentukan barang yang termasuk kategori dibatasi dapat diekspor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *