Jika dilihat, rasanya hampir setiap orang di Indonesia memiliki tabungan di bank dan menjadi nasabah dari sebuah bank ternama. Hal ini tentu sejalan dengan banyaknya orang yang tidak lagi memiliki tempat aman di rumahnya untuk menyimpan uang dalam jumlah yang banyak. Bahkan sebagian orang menggunakan bank sebagai investasi dalam bentuk deposito untuk mendapatkan hasil keuntungan dari bunga deposito bank.

Ketika awal menjadi nasabah dari sebuah bank, Anda tentu dijelaskan mengenai beberapa produk yang ditawarkan oleh bank yang bersangkutan. Biasanya, selain produk tabungan, bank juga menyediakan produk deposito. Lantas apa makna dari kedua produk tersebut? 

Produk tabungan biasanya diperuntukkan bagi mereka yang hanya ingin menyimpan uangnya dengan baik. Penyimpanan uang yang dilakukan tentu bisa memudahkannya dalam menariknya kembali, menambahkannya, atau bahkan mengirimkan kepada orang lain, tanpa berharap adanya imbalan dari bank dengan penambahan jumlah uang (selain menabung kembali). Produk tabungan ini dapat dimanfaatkan oleh nasabah untuk menyimpan uangnya dalam jangka waktu yang lama. Lamanya waktu tentu akan menyesuaikan keinginan nasabah.

Sedangkan untuk produk yang diberi nama dengan deposito ini dikhususkan bagi mereka yang ingin melipatkan uangnya sesuai dengan nilai bunga deposito bank yang berlaku di masing-masing bank. Produk ini sama halnya dengan mengajak nasabah untuk berinvestasi dan menanam uangnya untuk kemudian bertambah dari hasil bunga yang diterapkan pada bank. 

Hal ini tentu berguna bagi mereka yang ingin berinvestasi namun perlu tempat terpercaya untuk menanam modalnya. Dalam beberapa bank, terdapat dua jenis tabungan dan deposito yang ditawarkan oleh bank. Pertama adalah konvensional, dan yang kedua adalah syariah. Perbedaan keduanya terletak pada manfaatnya. 

Untuk konvensional mencakup pada tabungan yang akan dibuat nasabah, sedangkan deposito masuk dalam deposito dengan sistem bagi hasil. Penjelasan singkatnya, setelah Anda menanam modal atau menaruh uang di bank, keuntungan dari pembiayaan atau kredit yang berlaku akan dibagi antara Anda dengan pihak bank. Di situlah letak fungsi bunga deposito bank. Pembagian hasil tersebut tentu sesuai dengan proporsi yang ada atau perjanjian yang telah dibuat. Jika dalam perjanjian Anda hanya mendapat 5% dari keuntungan, maka jumlah itulah yang akan Anda dapat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *